Akhir-akhir ini nafsu makan ku sangat menurun. Entah karena apa, tapi saya menduga karena beban psikologis yang saya alami saat ini. Perasaan dan pikiran saya saat ini sedang kacau, ibarat orang yang sedang tersesat di hutan belantara dan tidak ada orang untuk dimintai pertolongan. Yah, saya serasa tersesat tanpa tau tujuan. Saya takut memilih salah satu jalan karena khawatir akan sampai pada suatu tempat yang justru semakin menakutkan. Tapi apakah saya harus tetap tinggal disini tanpa harus mencari dan berusaha?
Ya Allah,,, hanya kepadaMu saat ini hamba berserah disaat tak ada tempat untuk bersandar dan menumpahkan segalanya. Saya memang bukan tipe orang yang gampang menceritakan masalah saya kepada orang lain dan kadang lebih memilih untuk menyimpannya sendiri.
Kadang saya menyalahkan diri sendiri karena tidak mampu mengambil tindakan tegas. Saya terlalu memcemaskan hal-hal yang akan terjadi nanti padahal hidup untuk hari ini, bukan untuk hari esok. Bayangkan saja, bahkan di blog ini pun saya belum mampu mengungkapkan masalh ini. yahh,, satu-satunya yang bisa saya lakukan saat ini adalah berusaha tenang dan membiarkan semuanya mengalir, membiarkan waktu menjawab semuanya. Walaupun saya tahun ini tidak menyelesaikan masalah karena suatu saat saya akan memikirkan hal ini lagi.
Jujur, pikiran ini sudah sangat lelah. Di kepala ini tersimpan 1001 masalah. Saya tidak bisa menghadapi ini sendiri dan perlu orang lain untuk membawa saya keluar dari masalh ini. tapi siapa?? semua tidak sejalan dengan ku.
Sampai saat ini saya belum bisa merasakan kebahagiaan yang sejati. Kebahagiaan yang bersumber dari-Nya. Kebahagiaan bisa begitu dekat dengan-Nya. Semua yang saya rasakan selama ini hanyalah kebahagiaan semu.
Saya takut kalo besok ajal saya tiba, tapi masalah ini belum terselesaikan. "saya takut,, saya takut,, saya takut" inilah yang selalu ada dalam pikiran saya. Padahal tidak seharusnya saya seperti ini karena ada Allah. swt yang selalu ada untuk saya. Saya malu padaNya di saat Dia begitu mencintai saya, saya tak mampu memberikan cinta yang sempurna. Saya masih memberikan cinta yang bersyarat. Lalu harus kah saya terus begini??? harus kah saya menunggu hujan turun dari langit?
Sulit memang ketika terjadi kesenjangan antara apa yang kita inginkan dengan apa yang sesungguhnya terjadi. Masalah? ya betul.
Sebenarnya masalah ini hampir semua mengalami, namun tidak semua menyadarinya atau bahkan mungkin menyadari tapi cuek saja. Bahkan ada pula yang menganggap ini bukanlah suatu masalah. Saya juga selalu beusaha berpikir demikian, tapi semakin saya berusaha untuk bersikap demikian semakin dalam pula rasa "tidak enak" yang selalu menghantui pikiran saya.
Tapi justru ada yang sementara menyelesaikan masalah ini dan bahkan sampai berhasil. yah,, mereka-mereka inilah yang berani mengambil resiko. Kadang saya merasa iri dengan mereka-mereka ini karena mampu bertahan di tengah goncangan angin dan terpaan badai. Sementara saya, apa yang saya lakukan?? hanya berpangku diri dan tidak punya usaha untuk menyelesaikannya.
yah,, kembali lagi,,, bahwa hidup ini banyak kepentingan. Dan terkadang kepentingan manusia bertentangan dengan apa yang telah Ia tetapkan.
Berusaha tersenyum walau hati penuh noda serta pikiran yang jenuh. berharap agar ini tidak sampai membuat saya gila. Selama ini saya berpikir bahwa mental saya ini sudah sangat kuat tapi sangat jauh dari pikiran saya bahwa saya ini ternyata sangat lemah dan sama sekali bukan jiwa pejuang. Betapa saya sangat jauh tertinggal dibanding pejuang-pejuang Allah yang lain.
Semoga suatu hari Allah memberikan saya jalan yang terbaik untuk pemecahan masalah ini. Semoga saya diberikan kekuatan, keberanian, dan ketegasan untuk memutuskan suatu hal. Amin ya Rabb
Free Template Blogger
collection template
Hot Deals
SEO
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar