Jeprat Jepret [The view of Manado Indonesia]

Rabu, 12 Oktober 2011

Hingga tahun ketiga berada di Manado, saya masih sering dibuat terkagum-kagum oleh indahnya pemandangan kota ini. Berikut beberapa hasil jepretan saya beberapa waktu lalu. Saya masih sangat awam untuk masalah fotografi jadi maklum saja kalau kurang baik gambarnya. Foto ini diambil hanya dengan bermodalkan kamera handphone Samsung galaxy mini. Saya nggak punya hobby fotografi, saya main jepret aja kalau lihat suatu pemandangan atau objek yang menurut saya bagus dan nggak pernah direncanain sebelumnya.

1. Ini saya ambil di pelabuhan dekat pasar bersehati Manado. Kebetulan lewat dan saya lihat lumayan keren view-nya, ambil di hengpong dan jepretz deh... ^_^



2. Kalau diliat mungkin biasa aja kali ya. Di foto ini, saya cuma mau kasi liat kebersihan kota Manado. Yah, kesan pertama kali saya menginjakkan kaki di sini adalah "Manado itu bersih"
3. Kalau ini saya ambil di villa daun kalasey, waktu itu ada acara kampus yang ditempatkan di sini. Keren view-nya, jadi jepretz lagi deh..
4. Kalau dua foto di bawah ini saya ambil dari lantai teratas Mega Mall, waktu itu lagi numpang sholat duhur, ternyata selama romadhon Musholla nya dipindahkan ke lantai paling atas dan ruangannya terbuka.. wah keren banget bisa liat Manado dari atas sini.. ^_^Cukup sekian dulu... semoga kedepannya dapat view yang bagus-bagus lagi walaupun cuma dengan modal kamera hengpong..hehehe

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Rejeki dari Allah datangnya bisa dari mana saja termasuk Twitter

Semua udah pada kenal twitter dong ya? Nah, udah punya akun twitter belum? pasti udah dong ya. Saya pribadi termasuk orang yang addicted dengan twitter, sehari tanpa buka twitter rasanya udah ketinggalan banyak berita. Yah, memang berbeda dari facebook yang merupakan jejaring sosial, kalau twitter merupakan jejaring informasi. Ada yang bilang, kalau mau cari teman carilah di facebook jangan cari di twitter, tapi kalau mau cari ilmu dan info terupdate maka segeralah meluncur ke twitter.

Nah tapi kalau saya liat, twitter dan fb itu juga punya beberapa kesamaan loh ya. Baik di twitter dan fb para pengusaha menjadikan ini sebagai alat untuk mempromosikan produk-produk mereka. Mereka rame-rame buka lapak gan. Satu lagi nih kesamaan twitter dan fb, kedua-duanya sering mengadakan kuis berhadiah. Nah, ini dia yang paling ditunggu oleh para kuis hunter termasuk eyke cyyynn.. hehe

Kalau saya sih, baru sekitar beberapa bulan ini jadi kuis hunter, itupun sebenarnya saya belum layak sih dibilang kuis hunter karena terkadang cuma iseng-iseng doank, kalau pas liat ada promosi kuis yang lewat di timeline. Eh tapi setelah beberapa kali menang, jadi pengen ikutan kuis lagi..lagi.. dan lagi.heuheuheu

Walaupun belum seperti kuishunter yang lain, yang tiap bulan mereka panen hadiah, bahkan sampe dapat ipad atau galaxytab (nelen ludah) kalau ane baru dapat beberapa, tapi lumayan lah,, dapat rejeki dari Allah yang dititipkan lewat twitter.. heuheuheu

Berikut ini beberapa hadiah yang pernah aku dapat lewat twitter. Gak ada maksud pamer ya bo'.. cuma mau bilang "Rejeki itu bisa datang dari mana saja" hehe

Untuk hadiah ini saya dapat dari bang @jayteroris seorang motivator, judul bukunya "Monyet aja bisa cari uang". Keren lohhh ^_^ tengkyu bang jay




Kalau yang ini, pas saya buka amplop nya, sontak bikin saya terbahak. Ternyata hadiahnya adalah voucer "Mom n Jo" spa untuk ibu hamil. Hehehe, dan lebih parah tempatnya cuma ada di Jakarta. Heuheuheu *Tapi nggak papalah buat kenang-kenangan* tengkyu buat @selamatkanibu ^_^




Hmm.. Kalau hadiah yang satu ini, lumayan bikin hati berbunga-bunga, dapat voucher belanja di carrefour senilai Rp.200.000 + uang tunai Rp.50.000. Belanja yuuk mariii...




Hmm.. sepertinya di antara semua hadiah yang pernah aku dapat, ini yang paling tinggi levelnya.. heuheu. Awalnya dapat voucher belanja di blibli.com dari @hikmahpuasa kemudian saya tukar voucher itu dan Alhamdulillah dapat ini. Polytron Pg5000q glozz,, tengkyu @hikmahpuasa


Oh ya sebelumnya di postingan ku yang berjudul Mudik nggak Mudik yang Penting Happy , disitu saya bilang sekarang lagi ikut lomba #ketupatmeriah yang diadakan telkomsel. Gambar kreasi ketupatku bisa dilihat di sana. Alhamdulillah menang loh dapat pulsa Rp.200.000 hehe lumayan kan.

Nah, intinya dari internet ini kita ambil manfaat sebanyak-banyaknya baik berupa ilmu, informasi, ataupun hadiah-hadiah seperti di atas ini. Semuanya saya dapatkan dengan gratis ^_^ doain yahh untuk hunting kuis berikutnya..


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

~dahaga~

Minggu, 25 September 2011

Dahagaku memuncak di gurun kehidupan ini...
Di keringnya hari yg menantikan air kehidupan...
Di gersangnya siang yang mengerontangkan tenggorokan...
Dan di kemaraunya musim yg belum berganti hujan..


Aku dahaga kawan...
Bawakan aku air kehidupan di tengah kekeringan ini..
Siramkan kesejukan di jiwaku yg kini kering..
Taburkan bunga-bunga indah di gersangnya hidupku di tepian bumi
Tiupkan angin kesejukan untuk hati yg sdh lama hampa..


Memaksa bibir tertawa di senjanya jiwa
Berusaha berdiri di sepinya ruang..
Berlari dan bersembunyi di balik ramai..
Mencoba untuk sejenak amnesia dari kejahatan hidup yg merenggut tawa

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Untuk kalian

Sahabat...
Sdh jauh terbenam kenangan itu..
Tertutup waktu yang tak pernah berfikir utk berhenti..
Terhalang jarak yang smkin hari semakin terbentang jauh...

Ku melihat gambar2 ini...
Gambar dimana aku, kamu, kita berada dlm bingkai yg indah...
Ahhh... Itu duLu
Sebelum waktu dan jarak menghempaskanku ke tepi..

Sahabat...
Kini kuliat gambar yg lain..
Kau, dia, dan mereka ada di dalam bingkai itu...
Rasa cemburu dan iri ini menyeruak.
Harusnya aku yang ada di situ..
Mendampingimu... Berbagi cerita denganmu...
Tapi lagi2 aku hnya bs menyalahkan jarak dan waktu...

Akankah.. Aku bisa kembali bersandar di pundakmu...
Akankah kembali bisa duka ini kubagi denganmu...
Yakinkan aku bahwa kau masih di sana...
Masih menerima dan mau mendengar setiap ceritaku..


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Semoga bisa seperti mereka

Rabu, 14 September 2011

Hari ini adalah hari bahagia bagi kakak tingkat di kampus yang telah berhasil melewati perjalanan panjang dan mungkin melelahkan serta penuh rintangan. Ya,, hari ini mereka mengikuti pelantikan Dokter, Subhanallah mereka selesai tepat waktu. Tentu saja ada rasa bahagia, rasa lega telah berhasil melewati semua rintangan, ujian, dan cobaan. Ibarat seseorang yang mendaki gunung, kini mereka telah sampai di puncak gunung itu. Tinggal bagaimana mereka bisa terus bertahan di puncak gunung itu.

Bagi saya, mahasiswa semester 7, melihat mereka berhasil tentu menjadi salah satu motivasi untuk bisa seperti mereka, selesai tepat waktu dan berhasil melenggang ke "final" dengan mulus. Ahh.. pengennyaa.. (Aamiin..) Tapi seringkali di fikiran ini muncul pertanyaan "Bisa nggak ya saya sampai ke sana?" atau semacam ketakutan yang tak beralasan "duh.. kalau diliat-liat jadi coass itu sibuk, capek, banyak kena marah, jadi takut rasanya". Sebenarnya pertanyaan seperti inilah yang sering menghantuiku. Tapi hey.. Bukankah ada yang bisa melewatinya dengan baik, melenggang dengan mulus, Kalau mereka bisa kenapa saya tidak?

Persiapan mental dan iman itu yang paling utama mungkin. Apapun itu harus bisa saya hadapi dengan sebaik-baiknya. Bahwa rintangan dan halangan itu tercipta memang untuk menempa kita agar lebih kuat. Bukankah untuk naik kelas harus mengikuti ujian dulu? Semua itu yang harus ditanamkan kuat-kuat dalam hati. Saya sudah melangkah sejauh ini, sayang jika harus mundur. Itu pengecut namanya..

Semoga saya bisa melewati setiap episode kehidupan ini dengan baik. Menjalani setiap ujiannya dengan mulus. Hingga saya juga bisa berdiri di sana seperti kakak tingkat yang dilantik dokter hari ini. :)



Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Ibuku sayang

Rabu, 31 Agustus 2011

Ibuku sayang..
hari itu aku tak melihat senyummu
tak kulihat binar indah matamu
Tak pula kudengar lembut suaramu
Yang ada hanya diam..
Perlahan ku lihat lagi..
Nampak butiran halus jatuh di dari sudut matamu
Gurat kesedihan jelas tergambar
Tapi kau masih diam..
Ibuku sayang..
Jangan tangisi kepergianku
Jangan ada sedih yang mengantar langkahku
Jangan membuat jalanku berat untuk melangkah
Karena cita-cita suci ini butuh ridho mu
Karena ridho mu adalah Ridho-Nya
Hingga saatnya nanti, aku akan kembali ke pelukanmu
Merawatmu sepenuh hati sebagai wujud baktiku
Tetap tersenyum ibu..
Karena senyummu adalah semangatku
Senyummu adalah oase dalam gersangnya jiwaku


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Terimakasih untuk cintamu yang tulus

Selasa, 30 Agustus 2011

Sang Malaikat yang dikirim Allah untukku
Mendoakanku dalam tangisnya
Menjagaku dalam lelahnya
Mengasihiku sepanjang masa

Dalam buaianmu aku terlelap
Dalam dekapanmu aku bermimpi
Dalam doamu terselip namaku
Dalam senyumanmu tersimpan ketulusan


Rasa rindu ini membuncah
Ingin segera ku menemui dirimu
Memelukmu seerat-eratnya..
Terimakasih untuk cintamu yang tulus
IBU…


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Idul Fitri Dalam Kesederhanaan

Hari ini 1 syawal 1432 H adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh umat islam di dunia. Seluruhnya mengumandangkan takbir mengagungkan kebesaran Allah.swt. Semua larut dalam suka cita atas kemenangan yang telah dianugerahkan oleh Allah sebagai ganjaran atas puasa sebulan penuh di bulan romadhon. Hari ini pula segala sekat-sekat pemisah terbuka oleh permohonan maaf dan tersambung kembali tali-tali silaturrahim yang sempat kusut. Sesuatu yang paling ditunggu di hari kemenangan ini adalah "Berkumpul dengan keluarga besar", makan makanan khas lebaran, dan silaturahmi dengan tetangga dan sanak family. Hari ini mungkin sebagian besar umat muslim tengah menikmati suasana hangat berkumpul dengan keluarga, merasakan nikmatnya masakan khas lebaran serta asyiknya obrolan dengan tetangga atau sanak family.

Khusus tahun ini, saya tidak bisa menikmati indahnya suasana idul fitri seperti tahun sebelumnya. Saya berlebaran jauh dari orang tua dan hanya bisa menikmati makanan lebaran seadanya. Semuanya sederhana dan tidak ada suatu yang istimewa. Tapi, entah mengapa saya merasa idul fitri ini lebih nikmat dan terasa ada nilai tambah di dalamnya. Mungkin karena idul fitri kali ini lebih sederhana, makan seadanya sehingga tidak kekenyangan, tidak mesti dengan baju baru sehingga hati terjaga dari kesombongan. Seringkali orang yang terlalu menikmati suka cita lebaran, berakhir dengan kekenyangan dan melupakan esensi idul fitri yang sesungguhnya. Banyak yang karena kelelahan seharian di idul fitri, meninggalkan sholat 5 waktu yang sebenarnya adalah sholat wajib.

Tapi, tidak bisa dipungkiri bahwa berkumpul bersama keluarga adalah suatu hal yang dirindukan, mengingat bahwa ini adalah moment yang jarang terjadi mungkin hanya sekali setahun yaitu saat idul fitri saja. Jadi, bagi kalian yang sedang mudik dan menikmati suasana indah bersama keluarga beserta makanan yang enak, nikmati dan syukurilah karena tidak semua orang bisa menikmati itu, serta jangan melupakan esensi idul fitri yang sesungguhnya. Sekali lagi bersyukurlah...

Idul fitri kali ini banyak mengajarkan saya tentang kesederhanaan, ikut merasakan bagaimana keadaan mereka yang tidak bisa idul fitri dengan keluarga serta mereka yang tidak menikmati makanan lezat. Ada rasa rindu yang membuncah tapi di saat yang bersamaan ada rasa nikmat yang sebelumnya tidak pernah saya rasakan.

Selamat idul fitri 1432 H
Taqobbalallahu minna wa minkum...
Mohon maaf atas segala salah dan khilaf


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Tulisan tak sampai

Senin, 29 Agustus 2011

Hayoo, siapa yang semalam galau? Ngacung oy! berbeda dari biasanya, kali ini orang-orang galau bukan karena putus cinta atau apalah tapi galau karena penetapan tanggal idul fitri masih simpang siur. Semua sudah optimis kalau idul fitri pasti jatuh pada hari selasa tanggal 30 Agustus. Dengan harap-harap cemas semua menantikan munculnya si hilal. Berharap bahwa, si hilal mau berbaik hati memunculkan dirinya agar idul fitri kali ini seragam mengingat bahwa Muhammadiyah memutuskan untuk berlebaran tanggal 30 Agustus 2011.

Kegalauan masyarakat bisa terwakili oleh isi twit-twit yang ada di linimasa/timeline twitter. Di sana bisa dilihat bagaimana setiap orang mengemukakan pandangannya tentang polemik penentuan tanggal idul fitri mulai dari yang isi twitnya serius sampai yang lucu semua lewat di linimasa. Dan twitter memang miniatur kehidupan, jadi apa yang saya baca dan lihat di sana sesungguhnya sudah mewakili perasaan dan pikiran masyarakat.

Dua paragraf di atas adalah "tulisan tak sampai" saat menjelang lebaran idul fitri tahun lalu. Beginilah jika punya kebiasaan nulis yang moody. Banyak draft tulisan yang tidak tahu dimana ujung pangkalnya. Tapi ingin menyambung sedikit tulisan di atas, walau agak sedikit parah ya, sebuah tulisan disambung setelah satu tahun tersimpan rapih.. Hehe

Sekarang 2 minggu menjelang romadhon. Semoga tak ada lagi perbedaan tanggal penetapan jatuhnya awal puasa agar kita semua bisa berlebaran di hari yang sama, bisa merayakan kemenangan dalam satu barisan. Tak ada lagi yang galau karena bingung diantara dua pilihan, tak ada lagi yang menjadikan ini sebagai bahan olokan dan candaan. Semoga apa yang saya tuliskan setahun yang lalu tidak lagi terulang tahun ini. Aamiin

Selamat menantikan puasa romadhon, bulan yang teristimewa diantara semua bulan, semoga bisa lebih baik dari tahun kemarin. Aamiin :)


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Selamat Jalan Midho'

Minggu, 28 Agustus 2011

Sebenarnya, tulisan ini sudah saya tulis beberapa bulan yang lalu, tapi baru sekarang saya sempat mem-posting-nya. Berikut tulisan saya 2 minggu setelah kepergian sepupu tercinta Muh.Lutfi Nur (24/4/2011)

Sebuah sms membuat saya tak tenang pagi itu, sms yang isinya mengatakan bahwa kamu sedang dalam keadaan tak sadar dan sedang berada di Rumah Sakit. Jujur membaca sms itu, perasaan sy sudah tak enak dan terus berusaha menahan tangis. Yang ada dalam pikiran ku saat itu adalah bagaimana susah dan sakitnya kamu berjuang melewati masa kritis itu. Segera, sy mengirimkan doa dan beberapa bacaan Alquran untukmu. Sambil mengupdate sebuah status di ‘grup Alumni SMP 6 Bulukumpa’ berharap teman-teman yang membacanya bisa ikut mendoakan. Ternyata kamu memang melewati masa kritis itu, tapi bukan berakhir dengan sembuh tapi kamu pergi untuk selamanya. Mungkin Allah tidak menginginkanmu merasakan sakit terlalu lama sehingga pagi itu juga Allah memanggilmu wahai sepupu kesayanganku.

Midho’.. sekarang kamu sudah pergi untuk selamanya, Allah telah memanggilmu kembali karena memang sesungguhnya harus disadari bahwa Allah hanya menitipkan kita di dunia ini untuk sementara. Namun, terlalu banyak kenangan yang kau sisakan sehingga dada rasanya sesak kalau ingat semua itu. Kita dibesarkan sama-sama dalam sebuah keluarga besar, dari SD sampai SMA kita satu sekolah sehingga bagiku kau bukan hanya sekedar sepupu tapi juga seorang sahabat dan kakak.

Kamu sangat friendly Lutfi.. terbukti dari banyaknya teman-temanmu yang datang melayat meski mereka harus menempuh perjalanan jauh. Satu hal yang saya salut dari sikapmu adalah kamu selalu menjaga silaturrahim dengan semua teman-teman dan orang yang pernah kau kenal. Saya tau persis siapa sahabat akrab mu di SD, SMP, SMA dan bangku kuliah tapi kau tidak pernah melupakan mereka yang pernah hadir dalam hidupmu. Komunikasi dengan teman-teman SD, SMP, dan SMA masih berjalan meskipun kau sudah menemukan orang baru dan dunia baru di bangku kuliah. Di penghujung tahun 2010 kemarin saya tau persis kau sangat ingin menyatukan mahasiswa-mahasiswa salassae, sekali lagi kau bilang bahwa tujuannya adalah untuk menjaga silaturrahim diantara kita. Semoga waktu itu malaikat selalu mencatat semua niat baikmu untuk selalu menyambung tali silaturrahim. Dan di malam terakhir dalam hidupmu kau sempat mengutarakan keinginan untuk reuni dan kumpul-kumpul dengan teman SMP. Harusnya kau berbahagia uppi karena di malam berikutnya semua itu terwujud, hanya saja saat itu kau sudah terlihat pucat, dingin, dan tak menjawab apa-apa dari kami,, yahh,,,, kau sudah terbujur kaku kawan.

Uppi,, kau adalah kakak yang baik untuk adik-adikmu sehingga wajar kalau mereka sangat kehilangan. Tiga hari sebelum kepergianmu, bahkan kau masih sempat membawakan obat dan gado-gado untuk adik mu pitty yang sedang demam. Adik Nabil yang berumur 4 tahun pasti akan merindukan dirimu yang membawakan oleh-oleh semangka untuknya.

Masih teringat jelas saat kita sama-sama tinggal di rumah tante selama 3 tahun. Kamu tidak malu-malu untuk mengerjakan pekerjaan yang biasa dilakukan perempuan. Kita biasa mencuci piring bersama. Saat pagi tiba aku bertugas menyapu lantai dan kamu yang mengepel. Tempat favorit kita adalah di ruang tengah, tempat dimana kamu, aku, tuti, dan anna belajar, bercerita dan bercanda. Sungguh terlalu indah semua kenangan ini sehingga rasanya tak mampu lagi saya meneruskan tulisan ini.

Terima kasih midho kau telah menjadi sepupu terbaik yang tidak pernah sekalipun memarahiku, bahkan kau sering menurut apa kataku. Terima kasih sudah menjaga sebuah rahasia yang pernah kuceritakan saat SD dan hingga kau menutup mata untuk selamanya kau tidak pernah membocorkan rahasia itu. Terima kasih kau sudah mengajarku main gitar waktu SMP, mengantarku kemanapun aku ingin pergi saat SMP, mau mendengar cerita2ku. Maaf kalau saya belum bisa jadi sepupu yang baik. Maaf karena sejak kuliah komunikasi kita jadi begitu jarang.

Apa yang kutulis di atas sama sekali tak bermaksud meratap kepergianmu karena Rasulullah sangat membenci orang yang meratapi kematian dan saya sadari bahwa memang sudah saatnya kamu pergi karena itulah yang sudah digariskan oleh Allah bahwa usiamu sudah cukup sampai disini, tidak ada satupun manusia yang bisa mencegah itu. Apa yang kutulis tak lebih hanyalah sebuah curahan hati dan kenangan tentangmu. Dari awal saya selalu berusaha mengganti setiap tetesan air mata dengan doa karena kutau air mata ini tak akan meringankan bebanmu di sana. Midho’… Semoga kau tenang di sana, kuburmu dilapangkan, dosamu diampuni, dan pahala mu di terima oleh ALLAH. Amin Allahumma amin…. Selamat jalan my luvly cousin, my dear friend. Kau akan selalu di hati kami,,, selamanya

Sekarang sudah kurang lebih 4 bulan setelah kepergianmu, semoga Allah selalu melapangkan kuburmu. Amin


Muh.Lutfi.Nur (Alm)



Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Mudik nggak Mudik yang Penting Happy

Masih pagi banget tapi kos udah sunyi sesunyi-sunyinya,,, semua udah pada mudik. Tinggal sy dan meryl di kos. Yup,, lebaran kali ini saya memutuskan untuk tidak mudik mengingat baru sebulan saya balik ke sini dan harga tiket juga lagi melambung tinggi. Padahal di kampus diberi libur seminggu, Lumayan banget lo ya soalnya taun lalu kalo nggak salah Cuma dikasi libur 3 hari.

Tentang keputusan saya untuk nggak pulang mudik ini banyak menuai protes, rayuan, dan ketidak-percayaan teman-teman di kampus maupun di kos. Mereka protes mengapa saya nggak pulang.. “Fir.. kenapa nggak pulang? Ini IDUL FITRI loh fir.. IDUL FITRI…” heyy siapa juga yang bilang ini IDUL ADHA.. lah trus kenapa kalau idul fitri? Salah gue.. salah temen-temen gue.. #Ehh. Kata temen-temen idul fitri itu berasa banget kalau nggak kumpul sama keluarga, apalagi kos sunyi. Ada lagi temen satu yang rayuan nya bukan main, ngajak mudiknya menggoda iman banget.. dia bilang “Kamu nggak inget ortu fir, kasian mamamu pasti nangis deh, tahun kemaren aja libur cm 3 hari tapi kamu mudik sekarang yang libur 9 hari kenapa nggak mudik?” Pengen gue sumbat mulutnya pake kulkas deh… Ada lagi temen satu ini waktu saya bilang kalo saya nggak mudik, ekspresinya itu kayak disamber gledek gitu… sy pikir2 ada yang salah ya kalo sy nggak mudik, mereka malah bilang begini “Helooo… seorang firah nggak mudik? Nggak percaya gw, ntar 3 hari menjelang lebaran pasti dia mudik taruhan deh…” heh.. pake taruhan segala..

Mendengar comment2 temen-temen seperti di atas, sempat menggoyahkan pertahanan hatikuhh (Lebay dikit lah ya) sempat pengen pulang.. saya jd mikir, gimana ya keadaan pas hari raya, nggak ada ketupat, opor ayam dan masakan ibu lainnya.. uhhh *dilemma* *galau* tapi nggak sampai tiduran di rel dan mandi di bawah shower sih kayak si @poconggg kalau dia lagi galau. saya mencoba menenangkan pikiran, berpikir sejernih2nya, mikir2 lagi untung dan ruginya kalo sy mudik.

Dan setelah saya menimbang-nimbang, mengukur-ngukur, memikir-mikir *apaan deh* saya memutuskan untuk tetap tinggal di kos, lebaran jauh dari ortu dengan segala resikonya. Pertimbangan saya seperti ini :
  1. Baru bulan kemaren saya pulang kampung
  2. Biaya tiket lagi mahal cyn.. (Kasian ortu kan yak… walaupun sebenarnya kalo ane bilang mo pulang pasti dikasih, Cuma tau diri lah yaw)
  3. Libur Cuma seminggu, palingan nggak kerasa, Cuma silaturrahmi sana sini eh taunya libur udah mo usai
  4. Kalau masalah makanan lebaran, itu gampang, disini jg bisa makan enak kok, neh samping kos, tetangga2 udah pada mo bikin open house buat mahasiswa yang kagak pulang *Sesuatu banget yahh.. :D
  5. Kalau masalah sialturrahmi dengan keluarga  Apa gunanya Alexander Graham bell telah dengan susah payah menciptakan tilipun kalau nggak dimanfaatkan khususnya di hari raya.. :D
  6. Ntar lagi kan MID semester nih, waktu seminggu ini lumayan banget loh kalau dipake buat belajar :p
  7. Nah yang terakhir, ini sebenarnya yang jadi pertimbangan utama buat sy, IBU… (aduh jadi pengen nagis kalo ingat beliau) Nggak sanggup ane ngeliat air matanya kalau pas anak bungsunya ini harus mengakhiri liburan dan balik kuliah,, jadi mending milih untuk nggak pulang sekalian (alas an yang absurd yah… tapi jujur itu yang saya rasakan)
Dan akhirnya… jeng.. jeng… dari 20 kamar yang ada di kos ini, tersisa 3 kamar yang penghuninya nggak mudik termasuk saya. Kemarin sy pikir suasana sunyi senyap ini bakal bikin saya nangis Bombay, mewek sampai bengkak, eh nggak taunya perasaan itu nggak ada sama sekali. Malahan, sy merasa teduh, banyak merenung, dan bias menikmati akhir-akhir ramadhan seorang diri tanpa terganggu oleh kegiatan2 mudik.

Terkadang dibutuhkan kesunyian untuk menemukan mutiara hidup yang mungkin selama ini belum kita temukan.

Selama 2 hari ditinggal oleh teman-teman kos yang pada mudik, saya mengisinya dengan bikin kreasi ketupat. Sebenarnya sih gara-gara buka twitter trus liat akun twitter @telkomsel yang ngadain kuis kreasi ketupat, hadiahnya pulsa 100ribu. Ih lumayan kan buat dipakai nilpun di hari raya. Doain menang yah…

Kreasi 1. Ketupat termungil, susah loh buatnya tapi puas dengan hasilnya


Kreasi 2. Ini yang kedua, dipadukan dengan ucapan idul fitri. :)


Kreasi 3. Pasti belum pernah liat ketupat batik kan? nah,, ini hasil kreasi saya :)




And the last, Buat semua umat muslim, yang mungkin taun ini nggak mudik ntah itu karena kerja, harga tiket mahal, atau ketinggalan kereta… tenanglah kita senasib, tetap semangat, jangan biarkan ada setetes air mata yang jatuh karena bisa dijamin pasti air mata itu nggak akan bisa bawa kalian pulang ke kampung.. hihihi,

Taqobbalallahu minna wa minkum..

Selamat idul fitri 1432 H, semoga kita benar-benar kembali terlahir suci


Wassalam

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Pertengahan Jalan

Kamis, 02 Juni 2011

Masih di sini di pertengahan jalan
Ia menatap jauh dalam semu
Mengubur masa bersama luka
Terseret kakinya melangkah


Lama sudah ia terpaku
Beku menantang badai
Dalam diam batinnya merintih
Berjuang dalam tangis pilu
Hingga sulit mengayuh lengan


Tertatih melawan lemah
Terjatuh melawan waktu
Tertindas belaian nafsu
Terperangkap dalam beku


Hiruk pikuk lewat sesaat
Hilang merampas gigih
Tinggallah lemah berbalut tangis
Sendiri di pertengahan jalan

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Bahagiaku

Tidak ada yang tau bagaimana bahagiaku
Tidak kau, tidak juga dia
Bahagiaku belum pernah datang menyapa
tidak kemarin, tidak juga hari ini

Semua misteri..
Bagaimana rasa dan rupanya
Semua tersembunyi
Dimana tempat kumencarinya

Bahagiaku milikku
Bahagiaku rahasiaku
Bahagiaku anganku
Bahagiaku harapanku

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Nilai yang tak bernilai

Minggu, 29 Mei 2011

Beberapa waktu yang lalu di akun facebook, saya membuat status seperti ini “Sesungguhnya ini hanyalah nilai yang tak bernilai”. Mungkin seperti mereka yang mengomentari status saya, anda juga bertanya apa maksud dari status ini.

Seingat saya, status ini saya buat tepat setelah pengumuman hasil ujian semester. Alhamdulillah nilai-nilai saya sangat memuaskan karena semua mata kuliah hasilnya lulus. Saya bukan tipe mahasiswa yang mengejar target IPK tententu karena bagi saya tidak penting dapat nilai A atau B yang pasti bisa lulus dan ilmunya dapat, itu saja sudah cukup. Beda dengan ketika masih SMA dulu, saya selalu terobsesi untuk mendapat nilai tinggi entah itu saya paham dengan pelajaran atau tidak, ntah itu dengan cara yang halal maupun tidak (red : nyontek).

Saya betul-betul merasakan ada banyak perbedaan antara cara belajar di SMA dengan di bangku kuliah. Dari yang tadinya belajar dengan cara menghafal kemudian berubah menjadi belajar dengan cara memahami. Dari yang tadinya belajar hanya untuk ujian kemudian berubah menjadi belajar untuk jadi tau dan nilai ujian adalah bonusnya. Alhasil, saya lebih mudah memahami apa yang saya pelajari dan bertahan lama di dalam memori. Beda dengan cara menghafal, mungkin hari ini masih ingat pelajaran sampai pada titik komanya, tapi setelah ujian bisa dipastikan ingatan itu kabur ntah kemana.

Lalu apa kaitannya dengan judul di atas? bisa dilihat kembali tulisan saya sebelumnya “…tapi setelah ujian bisa dipastikan ingatan itu kabur ntah kemana”. Nah, ini yang saya maksud, sebelum ujian kita pastinya udah capek-capek menghafal dong pake sistem SKS pula, nggak peduli kita ngerti atau tidak tetap aja berusaha untuk menghafal meskipun sebenarnya otak sudah overload. Dan kalau misalnya pas ujian ternyata kita belum juga bisa menjawab maka alternative lainnya adalah nyontek kanan kiri. Demi apa? Yaa apalagi kalau bukan demi nilai.

Saat pengumuman kelulusan sudah keluar, angka 10 atau nilai A sudah tersenyum manis kepada kita. Yang jadi pertanyaan kemudian? Masihkah kita ingat tentang materi-materi yang diujiankan kemarin? Ataukah ingatan tentang materi itu kini pergi tidak tau dimana rimbanya. Lalu jika demikian adanya masih pantaskah nilai 10 atau angka A ini kita dapat? Hmmm merka bilang ya pantas-pantas saja wong kita udah berusaha. Iya itu emang benar, tapi tidakkah kita menyadari bahwa nilai-nilai tersebut kini hanyalah sebuah nilai yang tak bernilai. Nilai-nilai itu kini tinggallah kenangan dan hiasan semata, tanpa tersimpan nilai pengetahuan atau nilai kejujuran di dalamnya. Banggakah kita dengan semua itu?

Untuk apa saya menghafal sesuatu yang tidak saya pahami? Untuk apa saya dapat nilai A atau 10 dari hasil nyontek? Inilah yang saya maksud nilai yang tak bernilai. Saya melihat-lihat kembali nilai rapor saat SD, SMP dan SMA. Jujur saya malu melihat angka 9 dan 10 yang terpampang di sana. Kalau saja nilai-nilai ini bisa ngomong pasti mereka akan bilang tidak seharusnya aku tertulis di sini. Kenapa saya harus malu padahal seharusnya bangga dong ya. Seandainya waktu itu saya belajar bukan cuma untuk nilai ujian, tentu saya akan bangga. Seandainya waktu itu saya nggak nyontek, tentu saja saya akan bangga.

Tapi saya nggak menyalahkan mereka yang dapat nilai tinggi dari ujiannya loh ya. Dapat nilai tinggi itu bagus dan malah membanggakan kalau itu memang diraih dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan memang ilmunya juga dapat, maksudnya ilmu itu nggak sekedar numpang lewat di otak. Ilmunya dapat, pahala kejujurannya dapat, dan prestasinya dapat, bukankah itu suatu yang luar biasa?

Semasa masuk kuliah ini, saya merubah sistem belajar. Susah memang menerapkan ini semua apalagi di semester-semester awal. Teman-teman banyak yang mengira saya sombong karena nggak mau ngasih contekan ujian atau nggak mau diajak kerjasama saat ujian. Padahal prinsip inilah yang saya pegang. Saya nggak akan sungkan-sungkan berbagi ilmu selama memang saya tau, tapi tidak pada saat ujian. Saya terus berusaha untuk menanamkan prinsip dalam hati “Saya harus meraih cita-cita suci ini dengan cara yang suci dan tidak menodai nilai-nilai kejujuran”.Semua ini agar nilai-nilai ini kelak betul-betul menjadi nilai yang bernilai. Karena itu saya tidak pernah mengejar target IPK tertentu karena bagi saya, lulus itu sudah cukup yang penting nilai ini bisa dipertanggungjawabkan baik di hadapan manusia terlebih lagi di hadapan sang Pencipta. 


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Mimpi ku bukan mimpi biasa

Senin, 24 Januari 2011

Iya.. ini memang Cuma mimpi. Aku tak memungkiri itu… tapi mimpiku bukan lah mimpi biasa. Mungkin sekarang kita sama-sama bermimpi tapi apa yang kita impikan belum tentu sama. Bagimu mungkin mimpi adalah bunga tidur atau khayalan tak sampai. Tapi bagiku mimpi adalah bunga tidur yang membangunkan aku menuju taman bunga yang sesungguhnya.

Aku tak sekedar bermimpi tapi aku bangun dari mimpi itu dan segera mengejarnya hingga tanganku mampu meraihnya. Ia bukan sekedar khayalan tak sampai tapi sebuah imajinasi yang tak sekedar untuk di imajinasikan, tapi untuk ditampilkan dalam sebuah lakon nyata yang tak sekedar akting. Di sana aku sendiri yang menjadi peran utama dan Allah lah sang sutradara Maha sempurna. Aku berlari mengejar mimpi itu dan mengikuti setiap arahan sang sutradara. Inilah yang membuat mimpiku tak biasa.

Kini aku akan menjalani episode demi episode rangkaian pencarian mimpi ini. Mimpi yang terbaik akan aku dapat jika aku mampu melakoni peran ini dengan baik. Aku harus mengikuti setiap aturan dan arahan sang Sutradara agar mimpi itu bisa kuraih dengan sempurna. Episode ini masih panjang entah sampai season ke berapa. Yang bisa kulakukan adalah menjalani tiap scenario sutradara sebaik mungkin dan tak keluar dari aturannya.

Bahwa nanti mimpi itu tak bisa kugenggam.. ah itu hak prerogative sang Sutradara. Menjalani proses dengan sungguh-sungguh adalah suatu kenikmatan tak terhingga. Mari berjalan denganku, menjalani seluruh episode pencarian mimpi dengan arahan Sang Sutradara maha sempurna. Mari kita sama-sama meraihnya untuk tak sekedar menjadi bunga tidur tapi akan membawa kita menuju taman bunga terindah yang sesungguhnya. Mari wujudkan mimpi yang tak biasa ini. 

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Belajar dari hujan “Berbagilah air kehidupan bagi mereka yang dahaga”

Hujan deras turun ke bumi membawa kabar gembira bagi makhluk yang pandai bersyukur dan membawa berita buruk bagi mereka yang hanya bisa mengeluh. Andai mereka bisa sedikit saja mengambil hikmah dari salah satu anugrah indah pemberian Allah ini, pasti mereka tak perlu mengeluarkan energi untuk sekedar mengumpat datangnya hujan.

Tak perlu risau dengan hujan karena ia datang untuk memberi aroma kehidupan pada alam. Ia bukan diturunkan untuk sekedar pelepas dahaga alam. Tapi di sana Ia memberi seribu bahkan jutaan makna bahwa dari hujan pun kita bisa banyak belajar.

Belajar untuk memberi tanpa di minta. Saat alam sudah menampakkan kegersangannya maka ia datang memberi kesejukan. Saat banyak kerongkongan dalam keadaan kering kerontang, ia datang menghapus dahaga. Allah menurunkan semuanya untuk menunjukkan banyak hikmah bagi kita. Sudahkah kita memberi kesejukan kepada orang di sekeliling kita? Di saat jutaan mata menangis pernahkah kita tergerak untuk sekedar menghapus air mata itu. Untuk jutaan kerongkongan yang kemarau, pernahkah kita untuk sekedar memberi seteguk air kehidupan?

Saatnya kembali menata setiap relung hati kita, bahwa Allah menitipkan kita kehidupan adalah juga untuk menopang kehidupan yang lain. Tak perlu serakah dengan air kehidupan yang kita punya karena di sana ada seteguk hak mereka yang membutuhkan. Tak perlu sombong dengan kesejukan hidup yang kita rasakan sekarang karena di alam sana belum tentu kesejukan itu akan menjumpai kita lagi. Karena itu berbagilah kesejukan yang kita punya dengan mereka yang masih merasakan kegersangan hidup, seperti hujan yang tak pernah lelah menebarkan aroma kesejukan pada tiap makhluk.

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Aku iri…

Aku iri….
kepada dia sang penghamba yang senantiasa didamba
kepada dia sang penguntai kalimat penuh makna
kepada dia sang pemimpi yang tak sekedar bermimpi
kepada dia sang pengais yang tak pernah menangis
kepada dia sang pemberi ilmu yang tak pernah jemu

Apalah diri ini ..
Hanya mampu menjadi penghamba yang selalu mengiba
Hanya mampu mengurai kalimat disaat kumat
Hanya mampu bermimpi dalam bunga tidur
Hanya mampu menjadi pengais dengan mengemis
Dan hanya mampu menampung ilmu tanpa rampung
Dan sampai hari ini, di sini aku hanya bisa iri tanpa mau berdiri

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Sikap Memaafkan ditinjau dari Sudut Pandang Kedokteran

Sabtu, 15 Januari 2011

Memaafkan adalah sikap yang mulia. Semua agama menganjurkan untuk saling memaafkan. Bila mengacu ke ajaran Islam, memaafkan tidak saja sebagai sikap mulia, tapi juga merupakan kewajiban. untuk banyak hal. Islam sebagai agama rahmat bagi seluruh alam mendorong pemeluknya agar memiliki sifat pemaaf betapapun beratnya. Nabi Muhammad SAW mencontohkan betapa beliau berkali-kali dihujat, dihina, bahkan disakiti. Tetapi bukan dendam dan amarah yang membakar perasaan beliau. Yang keluar dari jiwa beliau justru untaian doa agar orang-orang yang menyakiti itu dibukakan hatinya oleh Allah. Beliau bahkan malah menjenguk menyapa dengan keindahan budi tatkala orang yang menyakitinya tengah terbaring sakit.Al-Quran dengan gamblang menjelaskan;

“…dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. An Nuur, 24:22).

Sekarang telah banyak penelitian yang dilakukan untuk meneliti tentang pentingnya anjuran memaafkan tersebut, bukan hanya dari segi agama tapi juga dari berbagai bidang. "Forgiveness research" atau penelitian tentang perilaku memaafkan termasuk bidang yang kini banyak diteliti ilmuwan di sejumlah bidang keilmuan seperti kedokteran, psikologi dan kesehatan. Hal ini karena sikap memaafkan ternyata memiliki pengaruh terhadap kesehatan jiwa raga, maupun hubungan antar-manusia.

Ada beberapa penelitian tentang efek positif dari sebuah pemaafan. Di anataranya yang terkemuka adalah Stanford Forgiveness Project yang diketuai Dr. Fred Lushkin. Kita dapat membaca laman Forgiveness for Good yang dia pimpin antara lain :

  1. Telah dilakukan penelitian yang mencoba mencari hubungan antara pelatihan memaafkan (forgiveness training) dan tekanan darah tinggi (Hioertensi). Dipilih 25 partisipan secara acak dilakukan intervensi berupa pelatihan memaafkan selama 8 minggu. Hasilnya: sebagian besar partisipan mengalami penurunan tekanan darah dan meredanya amarah.
  2.  Juga dilakukan penelitian kohort yang melibatkan 259 partisipan. Intervention group diberikan pelatihan selama 6 minggu tentang memaafkan dengan metode Dr.Lushkin dari standford. Hasil penelitian menunjukkan bahwa forgiveness training dapat efektif menururunkan penggunaan kemarahan sebagai cara untuk mengahadapi stres, menurunkan perasaan stres (perceived stress) dan gejala-gejala fisik (physical health symtoms) dari stres.
  3.  Mahasiswa Universitas Stanford berjumlah 55 orang dipilih sebagai partisipan untuk melihat hubungan forgiveness training dengan perilaku marah mereka.

Bernie Siegel dalam karya best sellernya yang berjudul Love, Medicine and Miracles mengajukan sebuah bukti meyakinkan. Sebagaimana ia tulis secara amat percaya diri di halaman 202 bukunya, siegel telah mengoleksi 57 kasus keajaiban kanker. Di mana ke lima puluh tujuh orang ini sudah positif terkena kanker, dan begitu mereka menghentikan secara total dan radikal kebencian, depresinya menurun drastis, dan yang paling penting tumornya mulai menyusut. Sebagai kesimpulan, siegel menulis : "when you give love, you receive it at the same time. And letting go of the past and forgiving everyone and everything sure helps you not to be afraid". ketika anda memberi maaf, Anda juga menerimanya pada saat yang sama. Kemudian kesediaan untuk melepas masa lalu dengan cara memaafkan, secara meyakinkan membantu Anda keluar dari kekhawatiran.

Penelitian terakhir yang dipublikasikan oleh The Christian Science Monitor, sifat memaafkan ternyata memiliki kekuatan luar biasa yang dapat membantu proses penyembuhan suatu penyakit. Dalam penelitiannya, Herbert Benson, Presiden dari Harvard's Mind and Body Medical Institute menemukan adanya tingkat depresi yang relatif rendah pada orang-orang yang memiliki sifat pemaaf. Pada mereka pula ditemukan rasa percaya diri tinggi dan daya tahan tubuh yang lebih kuat."Kemauan yang kuat untuk memaafkan kesalahan diri sendiri dan orang lain dapat mengurangi kegusaran dalam dada yang sekaligus bermanfaat untuk menghilangkan stres," ujar Benson. Ia juga menambahkan, sifat memaafkan sangat membantu dalam upaya penyembuhan segala macam penyakit serius dalam diri kita sebesar 60 sampai 90 persen. Itulah seharusnya para dokter atau therapist selalu memberikan anjuran 'memaafkan' sebagai pengobatan dasar bagi para pasiennya

Semua penelitian yang ada menunjukkan bahwa kemarahan adalah sebuah keadaan pikiran yang sangat merusak kesehatan manusia. Memaafkan, di sisi lain, meskipun terasa berat, terasa membahagiakan, satu bagian dari akhlak terpuji, yang menghilangkan segala dampak merusak dari kemarahan, dan membantu orang tersebut menikmati hidup yang sehat, baik secara lahir maupun batin. Namun, tujuan sebenarnya dari memaafkan –sebagaimana segala sesuatu lainnya – haruslah untuk mendapatkan ridha Allah. Kenyataan bahwa sifat-sifat akhlak seperti ini, dan bahwa manfaatnya telah dibuktikan secara ilmiah, telah dinyatakan dalam banyak ayat Al Qur’an, adalah satu saja dari banyak sumber kearifan yang dikandungnya.

Pengaruh memaafkan terhadap kesehatan fisik

Orang yang memendam amarah atau dendam terdapat proses dalam otaknya yaitu amigdala memberikan sinyal yang merangsang tubuh untuk membuat debar jantung semakin kencang, terjadi banjir adrenalin, dan membuat hormon stres lainnya mengalir deras memasuki aliran darah.Adrenalin itu, menurut penelitian belum lama ini yang dilakukan oleh Dr.Jim McGaugh dari universitas California-Irvine, menciptakan kenangan yang lebih kuat dalam otak daripada yang dilakukan oleh hormon keriangan. Ini berarti pengalaman mengerikan "digalakkan berlebihan secara kimiawi" untuk tetap melekat pada diri kita untuk waktu yang lebih lama daripada penglaman yang menggembirakan.

Apabila amigdala sangat aktif, jalur saraf negatif di otak kita melebar. pikiran kita sarat oleh pikiran negatif, dan kita cemas, terus-menerus membayangkan kejadian yang tidak kita inginkan terjadi, menciptakan kegelisahan dan perasaan tidak bahagia dalam hidup kita. kita menghantui diri sendiri dengan cerita-cerita dari Keyakinan lama dan Membandel.

Dr.Luskin mengatakan : kemarahan yang berkepanjangan atau tidak terselesaikan adalah sepertti kita men-set thermostat (alat untuk mengatus suhu--seperti yang ada pada alat pendingin atau AC) yang ada di dalam tubuh kita. Apabila kita biasa dengan tingkat kemarahan yang rendah sepanjang waktu, maka tubuh kita akan normal. kemarahan tadi menyebabkan terjadinya aliran adrenalin terus-menerus. Dan orang ini akan terbiasa secara fisik terhadap keadaan ini. aliran adrenalin yang terus-menerus ini membakar tubuh kita. yang mengakibatkan kesulitan dalam berfikir jernih.

Para peneliti percaya bahwa pelepasan hormon stres, kebutuhan oksigen yang meningkat oleh sel-sel otot jantung, dan kekentalan yang bertambah dari keeping-keping darah, yang memicu pembekuan darah menjelaskan bagaimana kemarahan meningkatkan peluang terjadinya serangan jantung. Ketika marah, detak jantung meningkat melebihi batas wajar, dan menyebabkan naiknya tekanan darah pada pembuluh nadi, dan oleh karenanya memperbesar kemungkinan terkena serangan jantung.

Taufik Pasiak dalam bukunya yang berjudul "manajemen kecerdasan" menguraikan bahwa beberapa penelitian di bidang psikoneuroimunologi telah menemukan bahwa kesulitan dalam hal maaf-memaafkan berkaitan erat dengan beberapa penyakit, seperti hipertensi, stroke, penyakit jantung, dan stres. Seorang yang sulit memaafkan biasanya memiliki serangkaian sifat lagi yang saling berkaitan erat. Ia bisa mudah marah, mudah bermusuhan, pendendam, dan sulit bekerja sama. Jika menjadi menahun, sifat-sifat ini dengan mudah menghancurkan tubuh manusia melalui mekanisme yang disebut HPA (Hypothalamus-Pituitary-Adrenal) axix. Mater kelenjar hipotalamus ini akan bereaksi terus-menerus mempengaruhi kelenjar hipofise yang terletak di bagian tengah otak, dan akhirnya melalui pelepasan, sejumlah hormon mempengaruhi kelanjar anak ginjal (adrenal). mekanisme ini merupakan alat untuk membentuk hubungan tubuh (fisik) dan pikiran. Artinya, pikiran kita dapat mengontrol tubuh melalui aksis HPA ini.

Raut wajah, daya hantar kulit, dan detak jantung termasuk yang juga diteliti ilmuwan dalam kaitannya dengan sikap memaafkan. Sikap tidak memaafkan memiliki tingkat penegangan otot alis mata lebih tinggi, daya hantar kulit lebih tinggi dan tekanan darah lebih tinggi. Sebaliknya, sikap memaafkan meningkatkan pemulihan penyakit jantung dan pembuluh darah

Pengaruh Memaafkan Terhadap Kesehatn Jiwa

Selain kesehatan raga, orang yang memaafkan pihak yang mendzaliminya mengalami penurunan dalam hal mengingat-ingat peristiwa pahit tersebut. Dalam diri orang pemaaf, terjadi pula penurunan emosi kekesalan, rasa getir, benci, permusuhan, perasaan khawatir, marah dan depresi (murung).

Di samping itu, kajian ilmiah membuktikan bahwa memaafkan terkait erat dengan kemampuan orang dalam mengendalikan dirinya. Hilangnya pengendalian diri mengalami penurunan ketika orang memaafkan dan hal ini menghentikan dorongan untuk membalas dendam.

Dalam bukunya, Forgive for Good [Maafkanlah demi Kebaikan], Dr. Frederic Luskin menjelaskan sifat pemaaf sebagai resep yang telah terbukti bagi kesehatan dan kebahagiaan. Buku tersebut memaparkan bagaimana sifat pemaaf memicu terciptanya keadaan baik dalam pikiran seperti harapan, kesabaran dan percaya diri dengan mengurangi kemarahan, penderitaan, lemah semangat dan stres.

Jelaslah bahwa anjuran untuk memaafkan seperti yang telah difirmankan oleh ALLAH.SWT dalam Al Quran sangat bermanfaat bagi kita khususnya dalam kesehatan. Jadi, Kalau mau lebih sehat, belajarlah memaafkan dari sekarang dan jangan menyimpan amarah atau dendam dalam hati. Semoga kita semua bisa lebih dekat kepada-Nya dengan perilaku memaafkan.amin


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Terperangkap dalam sebuah kemalasan

Setiap detik yang berlalu, hanya menyisakan penyesalan demi penyesalan
Menyesal karena tak bisa menggunakan dg sebaik-baiknya
Menyesal karena belum bisa melawan rasa malas dan futur
Yah, dan memang penyesalan selalu datang terlambat
Haruskah aku menyalahkan mereka
Mereka yang telah membuatku candu
Twitter, facebook dan kawan2nya telah merampas waktu berharga ku
Waktu bersama Tuhan ku, waktu bersama keluargaku, waktu bersama kawan2ku
Dan waktu bersama buku2ku
Komitmen kini hanya tinggal komitmen yg tidak pernah terealisasi sempurna.
Rencana demi rencana yang tersusun rapih berakhir dg berantakan
Dimanakah kedewasaan sikap yg tertutupi oleh kedewasaan usia?
Kapan aku bisa mulai disiplin dg waktu, disiplin dg keadaan
Kapan aku bisa menjaga komitmen
Ataukah pada akhirnya aku harus selalu menjadikan “bosan” sebagai kambing hitam
Kadang timbul rasa mumet di otak,
Bagaimana bisa melawan semua ini,
Haruskah Allah menampar ku duLu?
Membangunkan aku dari tidur panjangku
Tidur panjang yng penuh kemalasan
Memang hanya tekad kuat untuk berubah yang bisa membangunkan aku
Ataukah mungkin persoalan demi persoalan yang telah menggumpal di kepalaku
Hingga menyumbat rasa semangat
Sampai kapan aku harus begini
Kapan aku bisa konsisten,
Kapan aku punya pendirian teguh,
Mungkin ini akibat dari selalu lari dari masalah
Sampai kapan aku harus seperti ini
Kadang aku merasa sepi ditengah keramaian.
Ya Allah tolong hamba, bangkitkan semangat hamba yang menggebu2 itu
Ampuni hamba ya Allah…

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Rindu

“Rindu” mungkin inilah kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan ku di malam minggu ini. Rindu kepada kalian 29 orang sahabat terbaik dan terhebat yang pernah kumiliki. Sangat bangga pernah menjalin persahabatan begitu indah dengan kalian.
Tidak terasa ya udah hampir 3 tahun kita berpisah. Tapi benih2 kasih sayang itu masih tertanam di dalam hatiku. Jujur selama 3 tahun ini aku merasa ada ruang kosong yang duLu pernah terisi oleh kalian. Aku yakin mudah bagi kalian untuk menemukan pengganti sahabat yang tentunya jauh lebih baik dan lebih hebat. Namun, tidak bagi aku kawan… sangat sulit menemukan sosok2 seperti kalian di sini.

Tiga tahun sudah waktu ini membatasi langkah ku untuk mendekap kalian. Ingin rasanya kembali membagi beban di pundak ini untuk bersama-sama kita pikul. Tau kah kau kawan, aku seorang diri di sini memikul semua beban ini.

Malam ini mungkin perasaanku terlalu galau dan rapuh. Namun, ini tak lebih hanyalah gambaran kerinduan yang aku rasakan pada kalian. Kerinduan yang sudah begitu membuncah dan hanya bisa kuungkap melalui tulisan dan tetesan air mata.
Terlalu lebay memang,, tapi kau tau sendiri kan kawan kalau aku memang seperti ini. Tak banyak yang bisa mengerti aku namun kalian 29 orang terhebat yang selalu bisa membuatku nyaman ada di dekat kalian.

Aku banyak menemukan orang baru di sini tapi tetap tak bisa menggantikan posisi kalian. Walau ku tau kini hadir orang-orang baru di sekitar kalian namun ijinkan aku untuk tetap menjaga perasaan sayang, senasib dan persaudaraan yang sudah terlanjur tertanam di dalam qolbu ku. Terlalu indah ukhuwah yang pernah kita bina sehingga terlalu sulit rasanya untuk melupakan semuanya.
U were being my best friends yesterday, U are my best friends now, and will be my best friend everafter.

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Stop kekerasan pada anak!!

Jumat, 07 Januari 2011

Hari rabu kemarin selepas sholat magrib di salah satu masjid, saya dan teman bergegas keluar dan mencari sandal di teras masjid. Tiba-tiba terdengar suara yang sangat keras dan membuat saya spontan menoleh ke arah timbulnya suara itu. Saat kepala saya menengok ke kanan, alangkah kaget saya yang saat itu masih berdiri tegak di teras masjid ketika melihat seorang bapak yang lewat di depan masjid sambil memukul anak laki-lakinya berulang-ulang. Anak laki-laki itu kira-kira berumur 7-9 tahun. Bapak itu memukuli anaknya berulang-ulang dengan menggunakan telapak sandal karet. Dia memukul berulang-ulang di bagian belakang kepala kemudian ke punggung. Astagfirullah… saya tidak sanggup menyaksikan pemandangan itu dengan spontan menjerit dan menutup muka dengan kedua tangan saya. Anak itu awalnya tampak mencoba tegar dan tidak menangis namun setelah dihantam berulang-ulang oleh ayahnya dia mulai berteriak menangis. Tidak bisa dibayangkan betapa sakit batin anak itu. Saya tidak tau apa alasan bapak itu memukuli anaknya. Namun, bagi saya alasan apapun itu tidak bisa dibenarkan jika sampai harus dipukul separah itu. Sungguh… ini pertama kalinya saya melihat seorang bapak yang tega melakukan kekerasan sedemikian rupa kepada anaknya. Orang-orang yang menyaksikan juga tidak bisa berbuat banyak, ntahlah apa yang ada di pikiran mereka.

Kejadian itu sangat berbekas di dalam ingatan saya. Kok ada ya bapak yang setega itu?. Yang kemudian menjadi pertanyaan saya bagaimana nasib anak itu ketika besar nanti? Bagaimana pertumbuhan mental dan psikologinya kelak? Ahh.. semoga kamu baik-baik saja adik dan tidak menyimpan sedikit pun dendam kepada bapakmu. Saya teringat ayah di rumah, sampai sekarang saya berumur 20 tahun tidak pernah sekalipun beliau memukuli saya. Alhamdulillah Robb..

Anak yang dihukum dengan kekerasan memang akan patuh kepada orangtuanya dalam waktu sementara atau jangka pendek tapi tidak untuk jangka panjang. Mendidik anak emang susah, tapi jangan main fisik dong pak. Tidak bisa dipungkiri emang, kalau banyak faktor yang bisa mendorong si bapak melakukan kekerasan pada anaknya. Mungkin saja dia lagi capek abis pulang kerja dan si anak bandel. Tapi sekali lagi pak.. ini sama sekali nggak bisa dipakai sebagai pembenaran untuk memukuli si anak. Masih banyak cara yang lain untuk menghukum dia tanpa harus merusak fisik dan mentalnya. Bekas luka fisiknya mungkin bisa saja hilang dalam beberapa hari tapi luka batin yang ia rasakan akan berbekas seumur hidupnya.

Anak yang sering dipukul akan sangat mempengaruhi kondisi psikologisnya. Bayangkan saja saya yang hanya melihat kejadian itu merasa geram dan takut nah gimana dengan anak itu yang memang merasakan secara langsung, pasti sangat tersimpan jelas dalam memorinya. Banyak sekali dampak negatif yang bisa terjadi pada si anak jika sering dipukul salah satunya adalah si anak bisa menjadi kurang pandai.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Murray Strauss dari Universitas New hamphshire, AS menunjukkan bahwa sebagian besar anak yang sering mendapat perlakuan keras dari orangtuanya memiliki tingkat intelegensi (IQ) yang rendah. Bahkan mereka akan mengalami kesulitan untuk mengikuti jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Demikian klikdokter menulis

Dari penelitian itu ditemukan bahwa semakin sering anak mendapat kekerasan, maka pertumbuhan mentalnya juga akan terlambat. Bahkan jika ditinjau dalam ruang lingkup yang lebih luas ditemukan bahwa sebuah Negara yang mempunyai tingkat kekerasan pada anak tinggi maka banyak ditemukan anak yang ber-IQ rendah di Negara tersebut.
Anak yang sering dipukul akan mudah mengalami stress terutama saat menghadapi situasi yang sulit. Proses pendisiplinan yang terlalu keras dapat menghalangi anak untuk berpikir bebas dan berkreasi sehingga ia tidak terlatih untuk mengeluarkan kemampuannya.

Tidak heran, sekarang kita lihat sangat marak di TV aksi kekerasan dimana-mana, sedikit-sedikit tawuran, emosi yang sangat mudah terpancing. Mungkin bisa dilakukan penelitian, bagaimana masa kecil mereka, mungkinkah ada kekerasan yang mereka peroleh saat masih kecil.
Nah bagaimana seharusnya anak dididik?

Menghukum anak sebaiknya dilakukan dengan tidak menggunakan kekerasan, masih banyak cara positif lainnya yang bisa digunakan. Misalnya dengan memotong uang saku, membersihkan kamar mandi, atau tidak bermain dengan teman-temannya.

Dalam penelitian dengan target 36000 anak yang mendapat hukuman fisik di amerika, disimpulkan bahwa hukuman fisik memang memiliki manfaat yaitu anak akan labih patuh tapi hanya dalam waktu singkat atau jangka pendek. Untuk resiko jangka panjang ditemukan bahwa anak bisa tumbuh agresif. Memang si anak kelihatan cenderung pendiam, tapi jangan coba membuatnya marah karena akan sangat agresif. Anak juga bisa jadi sosok yang antisosial bahkan lebih parah anak bisa menderita gangguan jiwa karena terus merasa tertekan.

Menurut Dr.Syafriani Hasan, psikolog lulusan UI, bahwa seorang anak yang beranjak dewasa agar tidak terganggu kehidupan psikologisnya, orang tua harus mencoba untuk tidak memaksakan hukuman fisik kepada anak dengan cara yang kasar. Yang harus dilakukan orang tua ketika mendapati anak yang nakal adalah dengan menasihati dengan tetap menjaga kontak mata

Saat memberikan perintah pada si anak, sebaiknya mengeluarkan kata dengan tenang dan tidak emosional. Setiap anak sebenarnya punya naluri untuk menuruti apa yang diinginkan oleh orangtuanya. Hanya saja kadang cara yang dilakukan oleh orangtua cenderung membuat si anak menjadi tidak hormat kepada orang tuanya.

Setelah memberikan peringatan untuk melakukan pekerjaan yang seharusnya anak lakukan, kemudian dia melakukannya berilah pujian secukupnya karena pujian akan memotivasi anak untuk patuh pada orang tua dan berbuat lebih baik. Jika setelah diberi peringatan anak belum juga melakukannya, maka diamkanlah dulu. Jika setelah didiamkan anak melakukan pekerjaan itu, pujilah dia. Jika dia tidak melakukan, disinilah kita menerapkan hukuman tapi bukan dalam bentuk kekerasan.

Kalau menurut saya pribadi, Sebenarnya ketika orang tua memukul anaknya karena bandel, secara tidak langsung itu merupakan pukulan untuk diri sendiri. Siapa yang mendidik dia selama ini? Orang tua bukan. Anak itu bagai kertas putih dan yang mengisi adalah lingkungannya. Kalau orang tua sejak dini sudah mendidik dengan baik dan menanamkan disiplin pada anaknya, saya yakin meskipun diluar sana ia mendapat sesuatu yang tidak baik ia sudah dapat membedakan ini yang baik dan buruk karena orang tuanya sudah membekali lebih dulu. Yang salah jika,saat anak mendapatkan sesuatu yang tidak baik diluar sana, barulah kemudian orangtua kalang kabut dan sampai pada puncaknya akan melakukan kekerasan.

Terakhir, Bagi anda calon orangtua, Belajar untuk jadi orangtua dari sekarang tidak ada salahnya. Agar kelak tidak ada lagi anak-anak korban kekerasan. Anak-anak adalah penerus bangsa ini, jika jiwa dan mentalnya sudah dirusak sejak dini, mau dibawah kemana dan oleh siapa negeri ini nantinya?


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Me Vs My scare

Kalahkan rasa takutmu and u’ll be the winner. Mungkin kamu bukan pemenang dari pertarungan ini tapi kamu sudah memenangkan pertarungan melawan rasa takutmu. Kalaupun saya tidak lulus nantinya, saya tetap bangga karena hari ini saya adalah the winner dari pertarungan antara ‘’Me Vs My scare’’
Tugas saya hanya berusaha dan berdoa, masalah hasil itu hak prerogative Allah. Semoga Allah meridhoi langkah dan jalan saya menjadi seorang pengajar.amin 

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO