Masih di sini di pertengahan jalan
Ia menatap jauh dalam semu
Mengubur masa bersama luka
Terseret kakinya melangkah
Lama sudah ia terpaku
Beku menantang badai
Dalam diam batinnya merintih
Berjuang dalam tangis pilu
Hingga sulit mengayuh lengan
Tertatih melawan lemah
Terjatuh melawan waktu
Tertindas belaian nafsu
Terperangkap dalam beku
Hiruk pikuk lewat sesaat
Hilang merampas gigih
Tinggallah lemah berbalut tangis
Sendiri di pertengahan jalan
Free Template Blogger
collection template
Hot Deals
SEO
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar