Ibuku sayang..
hari itu aku tak melihat senyummu
tak kulihat binar indah matamu
Tak pula kudengar lembut suaramu
Yang ada hanya diam..
Perlahan ku lihat lagi..
Nampak butiran halus jatuh di dari sudut matamu
Gurat kesedihan jelas tergambar
Tapi kau masih diam..
Ibuku sayang..
Jangan tangisi kepergianku
Jangan ada sedih yang mengantar langkahku
Jangan membuat jalanku berat untuk melangkah
Karena cita-cita suci ini butuh ridho mu
Karena ridho mu adalah Ridho-Nya
Hingga saatnya nanti, aku akan kembali ke pelukanmu
Merawatmu sepenuh hati sebagai wujud baktiku
Tetap tersenyum ibu..
Karena senyummu adalah semangatku
Senyummu adalah oase dalam gersangnya jiwaku
hari itu aku tak melihat senyummu
tak kulihat binar indah matamu
Tak pula kudengar lembut suaramu
Yang ada hanya diam..
Perlahan ku lihat lagi..
Nampak butiran halus jatuh di dari sudut matamu
Gurat kesedihan jelas tergambar
Tapi kau masih diam..
Ibuku sayang..
Jangan tangisi kepergianku
Jangan ada sedih yang mengantar langkahku
Jangan membuat jalanku berat untuk melangkah
Karena cita-cita suci ini butuh ridho mu
Karena ridho mu adalah Ridho-Nya
Hingga saatnya nanti, aku akan kembali ke pelukanmu
Merawatmu sepenuh hati sebagai wujud baktiku
Tetap tersenyum ibu..
Karena senyummu adalah semangatku
Senyummu adalah oase dalam gersangnya jiwaku
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

1 komentar:
cie.. cie.. ^^v
Posting Komentar