Ya Allah, hari ini berderai lagi air mataku,
Hamba yang terlalu lemah ya Allah, hamba yang terlalu loyo
Hamba yang punya mental kerupuk
Hamba mohon ya Allah, jangan bebankan pada hamba sesuatu yang tidak bisa hamba pikul.
Jangan biarkan hamba berpaling darimu atas apa yang terjadi ini
Biarlah keterpurukan ini mengajarkan hamba menjadi orang yang kuat
Menjadi orang yang tidak gampang menangis
Sekuat hati hamba mencoba tegar dan tak menangis
Tapi apa daya, mental dan jiwa ini terlalu lemah
Setegar karang hamba coba untuk berdiri
Namun, ombak ini terlalu kuat sehingga membuat pijakan saya tumbang
Alangkah indah bila diri ini bisa ikhlas menerima cobaan
Alangkah tenang rasa jiwa jika pribadi ini mulai qonaah menerima keadaan
Alangkah bahagianya jiwa jika rasa dan logika bisa seiya sekata
Berjuang sampai maximal itu sebuah keharusan,
Berjuang hingga titik penghabisan adalah sebuah kerja yang indah
Namun, jangan lupa bahwa setiap perjuangan tidak selalu berakhir indah
Terkadang ada hal-hal yang kita perjuangkan ternyata berakhir tragis dengan penuh tangis
Tapi... Itulah hidup, inilah hidup
Yang sebenarnya hanya sebentar akan kita pijak
Inilah kehidupan dengan segala warnanya..
Sedih-gembira, suka-duka, baik-buruk, siang-malam
Allah sudah menuliskan semuanya dalam lauh mahfudz
Semua sudah ditakdirkan,
Hanya saja memang ada hal-hal yang bisa berubah jika kita berusah mengubahnya
Kata Allah hidup ini hanya tempat bermain
Hidup ini hanya sementara
Jadi mengapa harus menangisinya?
Bukankah kehidupan di alam sana yang perlu kita tangisi?
Kita terkadang merasa bahwa diri kitalah yang paling susah
Terkadang kita merasa paling merana, paling berduka
Padahal diluar sana, begitu banyak orang yang untuk makan saja susah.
Satu hal yang mungkin lupa saya syukuri, bahwa Allah telah banyak sekali mengabulkan doa-doa saya, tapi mengapa saat sekali saja Allah tidak mengabulkan, saya merasa ingin menyalahkan-Nya. Padahal setiap manusia itu punya ujian masing-masing dan yakinlah bahwa Allah akan menguji sebatas kemampuan kita.
Mungkin sudah saatnya saya mulai belajar ikhlas
Sudah saatnya saya mengikhlaskan ini semua,
Sambil terus berjuang hingga poin terakhir
Satu yang paling harus saya persiapkan adalah mental dan iman
Hari ini terbukti bahwa iman saya masih sangat lemah,
Mental saya masih serapuh kerupuk goreng
Yang dengan disentil sedikit saja oleh Allah, rasanya dunia sudah mau kiamat
Padahal setiap ujian dan cobaan, menyimpan beribu2 hikmah yang siap untuk dipetik
Apakah ada yang paling indah selain yang telah ditetapkan oleh-Nya?
Saya yakin tidak ada..
Hadapilah semua ini dengan mengerahkan seluruh potensi terbaik
Kerahkan seluruh kekuatan untuk meraih yang kita impikan
Hidup ini memang terasa sangat sulit
Terasa sangat berat,
Namun, Allah tidak pernah tidur bukan?
ALLAH itu senantiasa mendengar doa hamba2nya
Mendengar segala keluh kesah kita,
Melihat sejuh mana kesbaran kita.
Mnusia biasa memang terkadang berada di luar kendali
Ketika asanya sudah di titik nadir
Manusia terkadang lupa bahwa apa yang dihirupnya sekarang adalah oksigen pemberian-Nya
Manusia terkadang tak ingat atau pura2 lupa bahwa nyawa yg ia pakai sekarang itu pemberian siapa
Dari ujian dan cobaan ini,
Saya mencoba introspeksi diri,
Bahwa diri ini masih sangat lemah
Masih sangat rapuh
Masih sangat kriuk..
Berharap Allah yang Maha kuasa mau mengampuni semua kesalahanku
Mau menemaniku di setiap duka dan nestapa
Berharap Allah tak meninggalkanku dalam kesendirian ini
Allah I love u
I don't wanna lose U
Allah forgive me for the deep sadness today
Forgive me for all my mistakes
Allah hold my hand
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan?
Hamba yang terlalu lemah ya Allah, hamba yang terlalu loyo
Hamba yang punya mental kerupuk
Hamba mohon ya Allah, jangan bebankan pada hamba sesuatu yang tidak bisa hamba pikul.
Jangan biarkan hamba berpaling darimu atas apa yang terjadi ini
Biarlah keterpurukan ini mengajarkan hamba menjadi orang yang kuat
Menjadi orang yang tidak gampang menangis
Sekuat hati hamba mencoba tegar dan tak menangis
Tapi apa daya, mental dan jiwa ini terlalu lemah
Setegar karang hamba coba untuk berdiri
Namun, ombak ini terlalu kuat sehingga membuat pijakan saya tumbang
Alangkah indah bila diri ini bisa ikhlas menerima cobaan
Alangkah tenang rasa jiwa jika pribadi ini mulai qonaah menerima keadaan
Alangkah bahagianya jiwa jika rasa dan logika bisa seiya sekata
Berjuang sampai maximal itu sebuah keharusan,
Berjuang hingga titik penghabisan adalah sebuah kerja yang indah
Namun, jangan lupa bahwa setiap perjuangan tidak selalu berakhir indah
Terkadang ada hal-hal yang kita perjuangkan ternyata berakhir tragis dengan penuh tangis
Tapi... Itulah hidup, inilah hidup
Yang sebenarnya hanya sebentar akan kita pijak
Inilah kehidupan dengan segala warnanya..
Sedih-gembira, suka-duka, baik-buruk, siang-malam
Allah sudah menuliskan semuanya dalam lauh mahfudz
Semua sudah ditakdirkan,
Hanya saja memang ada hal-hal yang bisa berubah jika kita berusah mengubahnya
Kata Allah hidup ini hanya tempat bermain
Hidup ini hanya sementara
Jadi mengapa harus menangisinya?
Bukankah kehidupan di alam sana yang perlu kita tangisi?
Kita terkadang merasa bahwa diri kitalah yang paling susah
Terkadang kita merasa paling merana, paling berduka
Padahal diluar sana, begitu banyak orang yang untuk makan saja susah.
Satu hal yang mungkin lupa saya syukuri, bahwa Allah telah banyak sekali mengabulkan doa-doa saya, tapi mengapa saat sekali saja Allah tidak mengabulkan, saya merasa ingin menyalahkan-Nya. Padahal setiap manusia itu punya ujian masing-masing dan yakinlah bahwa Allah akan menguji sebatas kemampuan kita.
Mungkin sudah saatnya saya mulai belajar ikhlas
Sudah saatnya saya mengikhlaskan ini semua,
Sambil terus berjuang hingga poin terakhir
Satu yang paling harus saya persiapkan adalah mental dan iman
Hari ini terbukti bahwa iman saya masih sangat lemah,
Mental saya masih serapuh kerupuk goreng
Yang dengan disentil sedikit saja oleh Allah, rasanya dunia sudah mau kiamat
Padahal setiap ujian dan cobaan, menyimpan beribu2 hikmah yang siap untuk dipetik
Apakah ada yang paling indah selain yang telah ditetapkan oleh-Nya?
Saya yakin tidak ada..
Hadapilah semua ini dengan mengerahkan seluruh potensi terbaik
Kerahkan seluruh kekuatan untuk meraih yang kita impikan
Hidup ini memang terasa sangat sulit
Terasa sangat berat,
Namun, Allah tidak pernah tidur bukan?
ALLAH itu senantiasa mendengar doa hamba2nya
Mendengar segala keluh kesah kita,
Melihat sejuh mana kesbaran kita.
Mnusia biasa memang terkadang berada di luar kendali
Ketika asanya sudah di titik nadir
Manusia terkadang lupa bahwa apa yang dihirupnya sekarang adalah oksigen pemberian-Nya
Manusia terkadang tak ingat atau pura2 lupa bahwa nyawa yg ia pakai sekarang itu pemberian siapa
Dari ujian dan cobaan ini,
Saya mencoba introspeksi diri,
Bahwa diri ini masih sangat lemah
Masih sangat rapuh
Masih sangat kriuk..
Berharap Allah yang Maha kuasa mau mengampuni semua kesalahanku
Mau menemaniku di setiap duka dan nestapa
Berharap Allah tak meninggalkanku dalam kesendirian ini
Allah I love u
I don't wanna lose U
Allah forgive me for the deep sadness today
Forgive me for all my mistakes
Allah hold my hand
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan?
Manado, 6 Juni 2012
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

0 komentar:
Posting Komentar