Belajar dari hujan “Berbagilah air kehidupan bagi mereka yang dahaga”

Senin, 24 Januari 2011

Hujan deras turun ke bumi membawa kabar gembira bagi makhluk yang pandai bersyukur dan membawa berita buruk bagi mereka yang hanya bisa mengeluh. Andai mereka bisa sedikit saja mengambil hikmah dari salah satu anugrah indah pemberian Allah ini, pasti mereka tak perlu mengeluarkan energi untuk sekedar mengumpat datangnya hujan.

Tak perlu risau dengan hujan karena ia datang untuk memberi aroma kehidupan pada alam. Ia bukan diturunkan untuk sekedar pelepas dahaga alam. Tapi di sana Ia memberi seribu bahkan jutaan makna bahwa dari hujan pun kita bisa banyak belajar.

Belajar untuk memberi tanpa di minta. Saat alam sudah menampakkan kegersangannya maka ia datang memberi kesejukan. Saat banyak kerongkongan dalam keadaan kering kerontang, ia datang menghapus dahaga. Allah menurunkan semuanya untuk menunjukkan banyak hikmah bagi kita. Sudahkah kita memberi kesejukan kepada orang di sekeliling kita? Di saat jutaan mata menangis pernahkah kita tergerak untuk sekedar menghapus air mata itu. Untuk jutaan kerongkongan yang kemarau, pernahkah kita untuk sekedar memberi seteguk air kehidupan?

Saatnya kembali menata setiap relung hati kita, bahwa Allah menitipkan kita kehidupan adalah juga untuk menopang kehidupan yang lain. Tak perlu serakah dengan air kehidupan yang kita punya karena di sana ada seteguk hak mereka yang membutuhkan. Tak perlu sombong dengan kesejukan hidup yang kita rasakan sekarang karena di alam sana belum tentu kesejukan itu akan menjumpai kita lagi. Karena itu berbagilah kesejukan yang kita punya dengan mereka yang masih merasakan kegersangan hidup, seperti hujan yang tak pernah lelah menebarkan aroma kesejukan pada tiap makhluk.

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

0 komentar:

Posting Komentar