Temukan Bahagiamu

Senin, 01 April 2013

Semua orang punya bahagianya sendiri. Ada yang bahagia karena mendapat begitu banyak nikmat adapula yang mengartikan bahagia dengan cara yang simpel. Bangun di pagi huta saat yang lain masih terlelap merupakan kebahagiaan bagi sebagian orang dan merupakan penderitaan bagi yang lainnya. Ada yang bahagia hanya dengan segelas kopi hangat dipagi hari, adapula yang bahagia dengan segelas es teh manis di tengah terik matahari.

Lantas mengapa kita harus membandingkan diri kita dengan orang lain? Kita punya bahagia kita masing-masing. Kita punya cara sendiri untuk tersenyum. Dan ketahuilah, kebahagiaan yang nampak di mata kita belum tentu kebahagiaan yang nyata, bisa saja itu semu. Jadi untuk apa iri dengan yang kita liat. Cukuplah syukuri apa yang ada dalam diri kita, biarkan hati berbahagia sejatuh apapun kita atau seburuk apapun hidup kita. Lihatlah sebuah masalah layaknya sebuah durian. Kelihatannya tajam dan menusuk, tapi jika kita mau bersabar membukanya, akan kita dapati rasa yang begitu nikmat

Jangan pernah membandingkan apa yang kita punya dengan apa yang orang lain dapatkan. Hidup ini sudah ada jatahnya, dan sebagai orang yang beriman, yakinkan hati bahwa Allah itu maha Adil. Karenanya, memilih untuk mencari bahagia kita sendiri lebih baik ketimbang memikirkan bahagia yang didapatkan orang lain.

Semua sudah ada jalannya, semua sudah diatur oleh-Nya. Akan ada masany kita akan berterimakasih akan hadirnya masa2 sulit. Ada masa, kita akan terkaget2 mendapati diri kita berada di suatu titik yang kita rasa bahwa kita jauh lebih baik karena pernah melewati ujian2 itu. Semuanya hanya masalah waktu, cepat lambat atau sangat lambat ujian itu akan terlewati. Hanya butuh kesabaran tanpa batas karena bukankah Allah menjanjikan pahala tanpa batas untuk orang-orang yang bersabar. Maka, kesabaran kita pun sudah seharusnya tanpa batas.

Air mata seringkali tak terbendung manakala ujian itu membentur kita berkali-kali. Sampai kita terpelanting sakit. Tapi, kekuatan imanlah yang membuat kita kokoh bertahan. Air mata boleh jatuh tetapi setelah itu harus bangkit lagi. Anggaplah itu sebagai cara kita meredam emosi. Menangis masih jauh lebih baik ketimbang mengomel dan protes sana sini pada Allah. Kalaupun ingin protes atau mengeluh, ungkapkanlah dalam doa. Karena tidak ada guna kita mengoceh di hadapan manusia yang sama sekali tidak bisa membantu kita. 

Temukanlah bahagia kita ditengah cobaan hidup yang menghimpit, karena sekecil apapun itu, pasti ada hal2 yang bisa kita syukuri. Carilah cara agar kita bisa tersenyum disela2 air mata yang selalu jatuh tak terbendung, jika masalah yg kita hadapi tak kunjung menemui jalan keluarnya bertahanlah. Akan ada hari dimana Allah mengirimkan cara untuk kau bisa keluar dari sana. Mungkin saja Allah sedang menempa mentalmu, karena apa yang ada di depan sana jauh lebih berat.


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

0 komentar:

Posting Komentar